Frame Relay
Frame Relay
Frame relay sifatnya packet
switching, connection oriented, dan membentuk sebuah virtual circuit ( VC ).
Virtual circuit yaitu, jalur antara source dengan
destination, terdapat 2 jenis,:
a.
Permanent VC / PVC sifatnya fixed
b.
Switched VC / SVC tidak fixed dan jalur akan dibuat
ulang bila waktunya habis.
Standart untuk frame relay dibuat
ITU-T dan ANSI, melalui pengiriman dengan
frame, encapsulation yang digunakan adalah LAPF ( Line
Access Procedure for
Frame ).
Frame pada Frame relay
Virtual circuit dibuat dari tiap router /DTE ke site
DTE lain dengan menggunakan
nomor DLCI.
Istilah-
istilah pada Frame Relay
a. Commited Information Rate ( CIR )
Bandwith pada frame relay yang di assign oleh
provider, besarnya menentukan
‘lebar pita data’ yang digunakan dlam transferdata
pada data frame relay switch cloud.
b. Discard Eligible ( DE )
Bila data yang dikirim melebihi CIR yang ditentukan ,
maka ditandai sebagai DE,
dan bila data yang dikirim pada frame relay switch
cloud menumpuk , maka data atau
paket yang ditandai dengan DE akan di discard terlebih
dulu.
c. Explicit Congestion Notification ( ECN )
Bila terjadi kongesti pada jaringan frame relay
switch, maka notifikasi dikirim ke router DTE sebagai pemberitahuan, ada 2 :
- Back ward
Explicit Congestion Notification ( BECN )
notifikasi yang dikirimkan dari
frame relay switch ke router DTE.
- Forward
Explicit Congetion Notification ( FECN)
notifikasi yang dikirimkan dari router DTE ke frame
relay switch sebagai
reply.
d. Local Management Interface ( LMI )
Hubungan yang pertama kali dibuat antara router DTE
dan frame relay switch.
macam- macam LMI:
- Cisco = default Cisco
- Ansi = standart ANSI
- Q 933a = standart ITU-T
e. Data Link Channel Identifier ( DLCI )
Nomer- nomer pada router DTE yang digunakan sebagai
patokan dalam mengirim
paket ke destination, DLCI table dapat dibuat dengan
Inverse ARP
f. Commited Time ( Tc )
waktu yang diperlukan untuk mengirim paket sampai ke
tujuan, satuan second.
g. Commited
Burst ( Be)
Rate yang didapat dari ; Be= CIR x Tc
menentukan rate pengirim paket ke tujuan based on CIR
dan Commited time.
Contoh perhitungan CIR, Be dan Tc
pengiriman paket frame relay sampai destination
memerlukan waktu
0,5 second, bandwith yang disetujui provider yaitu
12.800 bps, berapa rate
untuk megirim paket ke tujuan?
CIR = 12.800 bps, Tc = 0,5 second, Be = CIR x Tc
h. Virtual Circuit ( VC )
Jalur pada frame relay network yang dibentuk
berdasarkan nomer DLCI antara
router source dan destination.
Frame relay adalah
teknologi shared service dengan kecepatan +
4 Mbps (teoritis). Frame relay baru terasa kegunaannya
di multiple site interconnected dan kurang cocok untuk koneksi point to point.
Topology
Frame relay
Topology wan biasanya star, dimana
centalnya menyediakan primary service dan terhubung ke remote site yang
membutuhkan servicenya.
1. Hub and Spoke topology
Hub (central sitenya ) di letakan di leased line
dengan lowest cost.
Pada topologi star frame relay, remote site terhubung
ke central site dengan sebuah
VC.
Hub (central sitenya) punya banyak VC, 1 VC ke 1
remote site.
Hub (central site) tidak perlu berada di
tengah secara geografis, karena biaya frame
relay tidak berdasar pada jarak.
Router remote = single access 1 VC
Router central = single access multiple VC
topology ini lebih sering dipakai
2. Full Mesh topology
Digunakan bila service yang ingin di ak
ses tersebar dimana-mana secara goegrafis
dan
butuh akses dengan tingkat reliable yang tinggi.
Tiap site saling terkoneksi 1 dengan lainnya. Bila
memakai leased line butuh
tambahan
hardware untuk membuat full mesh, tapi bila memakai
frame relay hanya
memerlukan
konfigurasi tambahan VC.
Access pada multiple VC frame relay lebih bagus dari
pada single VC, karena built
in statistical multiplexing ( transmit data bisa lewat
4 jalur –sejenis load balancing)
Untuk large network, full mesh kurang menguntungkan
karena jumlah link yang
dibentuk. tiap link dibatasi punya VC < 1000.
karena; kebanyakan routing protocol memakai split
horizon ( routing update yang
diterima dari 1 interface tidak akan di broadcast
melewati interface tadi) untuk menghindari routing loop. Karena frame relay
memakai banyak VC dalam 1 physical interface.
Frame relay function;
1. ambil paket
data dari network protocol ( ip atau ipx )
2. encapsulate
jadi frame
3. lewati frame
secara physical ( EIA/TIA-232,449,530, V.35, X.21)
dalam framenya ada flag field, besarnya 1 byte. polanya;
01111110
Serial conection/ access link ke frame relay network
biasanya:
-Leased line . access speed/
port speed sekitar 64kbps-4Mbps
-PVC, tiap VC, speed dibatasi oleh
CIR.
Command-command
pada Frame Relay
a.
Membuat
encapsulation pada interface.
router (config) # encapsul
ation frame relay [ ietf ]
b.
Membuat map
pada frame relay
router ( config-if) # frame-relay map ip ip tujuan
dlci
[ etf ] broadcast
c.
Membuat
route frame relay( biasanya pd frame relay switch )
router (config –if)# frame-relay route dlci local interface
int number dlci tujuan
Command-
command Show
a. Melihat
permanent Virtual Circuit ( PVC )
router # show frame-relay pvc
b. Melihat
frame relay LMI
router # show frame-relay lmi
c. Melihat
mapping-on frame relay
router # show frame-relay map
Command-
command Debug
a. router # debug frame-relay packet
b. router # debug frame-relay lmi
c. router # debug frame-relay events.










